Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

[37] KEUTAMAAN MERESPON ADZAN

  KEUTAMAAN MERESPON ADZAN عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ؛ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ ﷺ يَقُولُ: «إِذَا سَمِعْتُمُ الْمُؤَذِّنَ فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ. ثُمَّ صَلُّوا عَلَيَّ. فَإِنَّهُ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا. ثُمَّ سَلُوا اللَّهَ لِي الْوَسِيلَةَ. فَإِنَّهَا مَنْزِلَةٌ فِي الْجَنَّةِ لَا تَنْبَغِي إِلَّا لِعَبْدٍ مِنْ عِبَادِ اللَّهِ. وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَنَا هُوَ. فَمَنْ سَأَلَ لي الوسيلة حلت له الشفاعة». (رواه مسلم ٣٨٤) "Apabila kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang ia ucapkan. Kemudian bershalawatlah kepadaku, karena sesungguhnya siapa saja yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian mohonkanlah kepada Allah al-wasilah untukku, karena ia adalah suatu kedudukan di surga yang tidak layak kecuali bagi seorang hamba dari hamba-hamba Allah, dan aku berharap akulah orangnya. Maka siapa yang memohonkan al-wasilah untukku, halallah baginya syafaa...

[36] KEUTAMAAN DOA PERLINDUNGAN DARI 8 PENYAKIT MENTAL

  KEUTAMAAN DOA PERLINDUNGAN DARI 8 PENYAKIT MENTAL حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ قَالَ: حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ أَبِي عَمْرٍو قَالَ: سَمِعْتُ أَنَسًا قَالَ:كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَقُولُ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ (رواه البخاري، رقم: ٦٠٠٨) Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Makhlad: telah menceritakan kepada kami Sulaiman, ia berkata: telah menceritakan kepadaku Amru bin Abi Amru, ia berkata: aku mendengar Anas berkata: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari rasa gundah dan sedih, dari lemah dan malas, dari pengecut dan kikir, dari terlilit hutang, dan dari tekanan orang lain." [HR. Bukhari 6008] Takhrij Hadits Hadits ini diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dalam Shahihnya, Kitab al-Da'awat (Kitab Doa-Doa), nomor hadits 6008. Hadits ini juga terdapat pada nomor 2668 dalam Kitab al-Jihad wa al-Siyar.  Selai...

[35] KEUTAMAAN BULAN SYAWAL

  HANYA +6 HARI SAJA SUDAH SETARA PUASA 1 TAHUN عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رضي الله عنه؛ أنه حَدَّثَهُ؛ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قال«مَن صامَ رَمَضانَ ثُمَّ أتْبَعَهُ سِتًّا مِن شَوّالٍ، كانَ كَصِيامِ الدَّهْرِ» "Barangsiapa berpuasa Ramadhan kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang masa (setahun penuh)." HR. Muslim 1164 Takhrij Hadits Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu 'anhu, seorang sahabat mulia yang dikenal sebagai tuan rumah Rasulullah ﷺ saat pertama kali beliau tiba di Madinah. Hadits ini dikeluarkan oleh: Imam Muslim dalam Shahih Muslim , Kitab ash-Shiyam, Bab Istihbab Shaum Sittah min Syawwal, nomor 1164 Imam Abu Dawud dalam Sunan Abu Dawud , nomor 2433 Imam at-Tirmidzi dalam Sunan at-Tirmidzi , nomor 759 — beliau berkata: "Hadits ini hasan shahih" Imam Ibnu Majah dalam Sunan Ibni Majah , nomor 1716 Imam Ahmad dalam Musnad Ahmad , nomor 23304 Jalur sanad hadits ini mela...